3 Kebinasaan Akibat Suka Berdebat

3 Kebinasaan Akibat Suka Berdebat

16 views

3 Kebinasaan Akibat Suka Berdebat1. Hasad Dengki

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ أَوْ قَالَ الْعُشْبَ

Sesungguhnya Nabi SAW bersabda: “Jauhilah hasad (dengki), karena hasad dapat memakan segala amal kebaikan seperti api memakan kayu yang kering.” (HR Abu Daud )

Lihatlah Nabi saw menyatakan bahwa sebanyak mana pun amal solih yang pernah dibuat olih seorang yang ada sifat hasad, amal solihnya akan binasa lalu dia akan menjadi seorang yang muflis di akhirat nanti.

Orang yang suka berdebat itu suka melihat saingannya kalah atau hujjahnya salah. Maka apabila dia melihat hujah saingannya lebih benar, hatinya merasa sakit, sedangkan kebenaran itu adalah satu nikmat. Maka apabila sakit hati dengan nikmat yang ada pada orang beriman yang lain, jatuhlah dia ke dalam hasad.

Hasad dengki alah api yang membakar hati. Di akhirat ia tetap membakar dimana orang yang hasad dibakar didalam neraka Allah.

2. Takabbur

Sering terjadi seorang yang suka berdebat hujjahnya dimenangkan orang lalu datang rasa angkuh didalam hatinya atau hujjahnya ternyata salah lalu dia tidak mahu menerima kesalahannya itu atau saingannya benar lalu dia menolak kebenaran itu. Maka tanpa syak lagi dia sudah tergolong dalam orang2 yang takabbur..

Maka siapa sahaja yang tergolong dalam golongan orang yang takabbur, ia akan dihumban ke dalam neraka di akhirat nanti.

Firman Allah swt :

أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْمُتَكَبِّرِينَ

Artinya : Bukankah dalam neraka Jahannam itu adalah tempat bagi orang-orang yang takabbur? ( az-Zumar 60)

3. Dendam

Seorang yang suka berdebat jika tidak berhati2 akan mudah jatuh kepada sifat dendam, sifat mazmumah yang dibenci Allah.

Apabila dia melihat hujjahnya sepi dari sokongan atau hujjah saingannya lebih di beri pujian pasti datang syaitan menghasutnya supaya menyimpan rasa dendam. Jika dia tidak dalam perlindungan Allah dan niatnya tidak ikhlas, pasti dia akan menyahut hasutan syaitan tersebut lalu menyimpan dendam yang akhirnya hatinya pasti rosak susah diubati lagi..

Allah swt bertanya di dalam Al-Quran :

أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: “..Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (an-Nur 22)

Ayat ini berkenaan orang2 yang tidak suka bermaaf maafan. Seorang pendendam tidak akan memberi maaf kepada saingannya. Maka jelas orang yang pendendam itu tidak mendapat keampunan dari Allah. Maka dimana tempatnya orang2 yang tidak mendapat keampunan Allah selain neraka?

Ini adalah jika dia berdebat kerana nafsu dan ingin menunjukkan kelebihannya atas segala manusia, adapun jika kerana menegakkan kebenaran atau mengalahkan kebatilan maka debatnya berpahala dan dipuji syarak.

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari).

Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan, ولو آية maksudnya adalah walau hanya satu ayat, hendaknya setiap orang yang mendengarnya bersegera menyampaikan ilmu yang dia terima walaupun sedikit, agar semua ilmu yang datang dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam terus bersambung.”

Wallahua’lam. FP UAI Original

Untuk Apa Berdebat? – Ustadz Khalid Basalamah